Search
Close this search box.
Berita Terbaru
Trungkap Kasus Pembunuhan Wanita di Kontrakan di Bantengmati.

GROBOGAN, LINTASGROBOGAN.COM-Tertangkapnya dua orang pelaku pembunuhan yang menewaskan seorang tukang pijit perempuan bernama Dwi Kristiani di Bantengmati Desa Karanganyar Purwodadi sudah ada titik terang membuat lega masyarakat. Kedua pelaku tersebut diketahui bernama Amin (44) dan Fajar (24) , tertangkap usai melakukan pembunuhan pada Sabtu (22/6/24) lalu kabur hingga bersembunyi di hutan dan akhirnya tertangkap warga Desa Genengsari Kecamatan Toroh oleh warga setempat bersama petugas kepolisian.

Sedangkan motif kedua pelaku menghabisi nyawa korban, Dwi Kristiani (24) warga Ngembak Purwodadi adalah keduanya ingin memiliki barang barang milik korban seperti motor Yamaha NMax dan HP serta lainnya. Demikian disampaikan Kapolres Grobogan AKBP H. Anung Dedy Kurniawan saat konpers kasus tersebut di ruangan Mapolres Grobogan, Sabtu (28/6/24).

Motif utamanya adalah pelaku ingin menguasai barang milik korban, namun yang terjadi adalah disertai pembunuhan terhadap korban” ucap Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Gali Atmajaya, Kasatreskrim AKP Agung Joko Haryono, Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto, Kades Genengsari, pihak Perhutani dan petugas BPBD.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (27/6/24). Kedua pelaku bersepakat mencuri harta milik korban, dimana salah satu pelaku sudah kenal dengan korban. Seperti diketahui korban memiliki motorr Yamaha NMax.

Untuk melakukan aksinya itu pada Jumat (21/6/24) pelaku mengontrak rumah di Bantengmati, kemudian hari Sabtu (22/6/24) pelaku memanggil korban untuk pijet .Saat Amin dipijet, Fajar memukul korban dari belakang dan karena korban menjerit kemudian korban dibekap dengan lakban dan diikat tali tis. Bekapannya terlalu kuat sehingga korban tewas di tempat kejadian.
Saat korban tewas, pelaku kabur dengan membawa motor Yamaha NMax milik korban dan bersembunyi di hutan Cindelaras Genengsari Toroh serta berakhir dengan tertangkapnya kwdua pelaku tersebut.

Kapolres Grobogan menegaskan akibat perbuatannya itu kedua pelaku dikenai pasal pencurian dengan kekerasan yang berakibat matinya seseorang yakni pasal 365 (4 ), pembunuhan berencana pasal 340, dan pembunuhan biasa pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana hukuman mati atau seumur hidup atau selama 20 tahun.

Kapolres mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tinggiya kepada warga Desa Genengsari dan jajaran kepolisian, BPBD dan Perhutanu karena hal ini merupakan bentuk kerjasama masyarakat atas kepeduliannya terhadap kamtibmas. Sehingga kedua pelaku bisa ditangkap tanpa adanya tindakan main hakim sendiri.

“Kami sebagai pimpinan Polres Grobogan berterima kasih kepada warga Genengsari atas kepedulian dan kesadaran hukum yang tinggi dan ini bisa dijadikan contoh bagi masyarakat Grobogan” pungkas Kapolres. (Lintas Grobogan.com)

Share
WhatsApp
Facebook
Twitter