Search
Close this search box.
Berita Terbaru
BMT BUS Lasem Akhirnya Menggelar RAT

REMBANG, LINTASGROBOGAN.COM-BMT BUS Lasem akhirnya menggelar kewajiban Rapat Akhir Tahunan (RAT) anggota pada Sabtu, 29 Juni 2024.

RAT digelar di gedung BMT BUS Lasem, yang berada di Jalan Pantura Lasem.

RAT dihadiri oleh ratusan perwakilan anggota BMT dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.
RAT juga dihadiri antara lain oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Mahfudz serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Yogyakarta, Tina Hastani.

Anggota yang tidak terakomodir di dalam ruangan diberikan fasilitas menyimak jalannya RAT melalui layar di halaman lantai bawah.

Sejumlah perwakilan dinas terkait dari Karanganyar dan Demak juga dikabarkan hadir.

Hampir semua pengurus BMT BUS hadir dan duduk di depan, termasuk Ketua Pengurus, Abdullah Yazid.

RAT BMT BUS berlangsung mulai pagi hingga menjelang sore hari.

Diskusi sempat sedikit memanas, lantaran kebanyakan anggota menanyakan batas waktu pengembalian simpanan.

Mendapati pertanyaan dari anggota soal berapa lama waktu pengembalian simpanan, mewakili pengurus Abdullah Yazid menjawab penyelesaian simpanan anggota akan dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun

Kita utamakan pengembalian simpanan setelah kita konsolidasi 3 tahun. Penambahan pengurus dan pengawas, bapak ibu nanti bisa mengajukan nama,” kata Yazid di hadapan ratusan anggota BMT BUS.

Sementara itu, berdasarkan data pada laporan pertanggungjawaban pengurus tahun 2023, terungkap total aset milik BMT BUS Lasem adalah sebesar Rp 846.267.534.313.

Dari catatan laporan tersebut juga disebutkan jumlah simpanan anggota secara keseluruhan adalah sebesar Rp 1.110.149.041.158.

Lalu juga ada hutang jangka panjang sebesar Rp 282.901.485.924.

Di sisi lain BMT BUS Lasem juga mendapatkan pendapatan sebesar Rp 77.168.796.042.

Sedangkan total pembiayaannya adalah sebesar Rp 379.496.764.459.

Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang, M Mahfudz mengapreasiasi pelaksaan RAT BMT BUS Lasem.

Soal catatan aset dan lain-lain terkait dengan BMT BUS Lasem, secara faktual melalui tim khusus.

Pembuktian secara faktual itu agar semakin memperjelas kondisi yang terjadi pada BMT BUS Lasem.

Mungkin ada aset berapa, sertifikat ada di mana, atas nama siapa, semuanya harus bisa diketahui. Sehingga lokasi dan estimasi nilai aset ini bisa diketahui,” tandasnya.(lintasgrobogan.com).

Share
WhatsApp
Facebook
Twitter